Langsung ke konten utama

KERJA HOBI, ATAU HOBI KERJA?

Ada sesuatu yang sangat menarik untuk Kita cermati dari salah satu bab dalam Buku Discoveries Of An Accidental Guru karya Mark Comer. Ketika membuka etalase buku, saya tertarik untuk membaca lagi buku yang telah kami koleksi sejak 2008 ini, mungkin dari sini muncul inspirasi.

Kami mulai dengan menelusuri daftar isi, nah, ketemu judul pembahasan pada halaman 163, "Ini Hobi atau Kerja?" Menurut kami ini menarik sekali, sehingga kami baca berulang untuk menukan core clue-nya. 

Pada awal pembahasan Comer katakan, "Bagi saya, satu pekerjaan adalah sesuatu yang dilakukan setiap hari untuk mendukupi kebutuhan. Hobi, sebaliknya, sesuatu yang dilakukan sesekali yang memisahkan anda dari tekanan kerja dan masalah dunia nyata lainnya."

Mark Comer adalah seorang pengusaha sukses yang banyak menginspirasi orang lain untuk sukses. Kata-kata kunci suksesnya banyak dinanti untuk dimanfaatkan dalam meniti jalan kesuksesan sebagaimana Comer.  Ia memiliki hobi motor gedhe yang sangat membuatnya gandrung yaitu Haley Davidson Springer Softtail. 

Dikisahkan, karena hobinya itu Comer diajak kongsi bisnis oleh tiga rekannya. Bisnis yang ditawarkan tak jauh bersinggungan dengan motor-motor untuk memenuhi kebutuhan para penghobi moge dan sejenisnya. Comer begitu semangat menyambut ajakan bisnis yang menyentuh rasa cinta mendalamnya pada moge. Sehingga Ia memperlakukan bisnis sebagaimana perlakuannya pada hobinya, tanpa itung-itungan jlimet, tak menghitung lagi secara teliti unsur untung-rugi (sebagaimana biasa Comer lakukan dalam bisnis). Adrenalinnya terpacu karena dorongan hobi semata, sehingga melalaikan unsur inti dalam kerja (baca: berbisnis).

Melalui bukunya Comer mengatakan, "Dari tinjauan sekilas, bagaimanapun, sangatlah mudah melihat bila sesuatu yang salah terjadi. Saya membiarkan emosi hobi sepeda motor saya bercampur dengan bisnis." Akhirnya dua tahun setelah toko dilounching, Comer memutuskan untuk keluar dari bisnis tersebut karena alasan dua hal: Pertama, banyaknya perusahaan bisnisnya yang masih terus berjalan dan bersamaan dengan projek lain. Kedua, adalah pengeluaran, dari berbagai segi terlalu tinggi. 

Diakhir ulasannya Comer memberikan catatan untuk pelajaran hidup. "Jika Anda menginginkannya, berusahalah. Pastikan apakah itu hobi atau pekerjaan. Jika itu hobi, nikmati itu secara layak. Miliki komitmen yang serius dan kerangka waktu jelas untuk sukses. Teruslah bersikap optimis."  

Kisah Mark Comer di atas adalah murni ulasan terkait dengan pekerjaan yang berorientasi pada keuntungan (bisnis) semata. Jika dari sudut ini, apakah pekerjaan yang bersinggungan dengan hobi bisa menghasilkan provit tinggi? Tentu bisa sekali, asal dengan tetap kedepankan manajemen bisnisnya, sebagaimana pesan Comer di atas. Terbukti, saya punya temen di Purworejo Jawa Tengah, Ia pandai menangkap peluang bisnis dari hobi. Ia penghobi mancing begitupun banyak juga tetangga yang hobi mancing, maka ia jadikan hobi diri dan orang disekitarnya untuk membuka toko peralatan memancing. Toko itu dikelola dengan baik, sehingga sukseslah bisnisnya. Inilah yang namanya kerja hobi, kerja (orientasi murni pada keuntungan) yang dibangun dari hobi. Tentu kalau kita amati disekitar kita banyak juga lo contoh orang-orang sukses dengan menekuni hobi secara profesional. Mungkin juga salah satunya Anda.

Bagi saya yang karyawan, atau bagi yang lain yang pegawai baik negeri maupun swasta, bagaimana kita ini kerja hobi atau hobi kerja? Menurut saya sih semestinya hobi kerja, dalam artian, hobi sebagai indentifikasi kecintaan pada profesi, kegandrungan dan totalitas dalam pekerjaan atau tugasnya, untuk memproduksi atau mencipta output berupa kinerja yang berkwalitas tinggi. Hobi kerja menunjukkan suatu kondisi bahwa kita bisa menikmati atas semua kondisi di tempat kerja, rileks, tanpa merasa penat karena memang telah menjadi hobi dalam diri. Output dari hobi kerja kita adalah kinerja atau prestasi yang menghasilkan keuntungan besar pada suatu institusi bisnis. Dan bagi institusi pemerintahan menjadi prestasi luar biasa dengan tercapainya target kerja yang sesuai rencana.

Selamat Hari Ahad, Selamat membangun cinta yang sangat sehingga memancarkan semangat, untuk kerja dan berprestasi esok hari.

Semoga bermanfaat.


*) Penulis adalah Anggota Penyuluh Anti Korupsi Jawa Timur (JatimPAK)
                                                                                                                                                                                                                                                 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APIP Wajib Tahu 39 Pelanggaran ini

Dok pribadi: Riviewer oleh Susilo, SP., SE., MPd. *) Tulungagung, 28 Juli 2026. Dari ruang zoom kami kabarkan bahwa terdapat 39 kasus membudaya dan bahaya yang harus kita ketahui bersama, terutama bagi APIP. Apa saja kasus dimaksud? Suatu kehormatan bagi kami diberi amanat sebagai reviewer buku luar biasa yang berj udul Potensi Korupsi di Lembaga Pendidikan   (Kajian Teoritis dan Praktis). Buku karya sahabat kami Bapak DR. H. Hadilaksono, MPd., C.Mtr. CH. (Kotawaringin Barat) ini diterbitkan oleh Satria Indraprasta Publishing (SIP) Tahun 2026, jumlah halaman 237, bergenre Non Fiksi. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selada, 28 Juli 2026 ini digagas oleh FPAKSI SIGMA Kementerian Agama Republik Indonesia bertitel CERDAS (Cerita dan Diskusi Integritas) KEMENAG. Event yang dibuka oleh Bapak Mochamad Shidik Sisdiyanto, M.Pd. (Kepala Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan Kementerian Agama RI) mengangkat 2 buku untuk direview oleh 2 ora...

Pernik Menarik dari Bimtek Persiapan Assesmen Paksi 2026

  Dok Pribadi, Suasana penutupan bimtek oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung T ulungagung, 13 Agustus 2026, menjadi puncak kegiatan yang diinisiasi oleh Inspektorat Kabupaten Tulungagung bekrjasama dengan Forum Jawa Timur Penyuluh Antikorupsi (JatimPAK) melalui proses yang penuh kejutan. Kita sadari Bersama, bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa ( extraordinary crime ) yang memerlukan penanganan komprehensif, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga upaya pencegahan dan edukasi secara masif. Salah satu strategi efektif dalam membangun budaya antikorupsi adalah melalui peran aktif Penyuluh AntiKorupsi (PAKSI) . Guna memastikan kualitas, kompetensi, dan standar penyuluhan yang profesional, Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK telah menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia te (SKKNI) bagi Penyuluh AntiKorupsi. Untuk menghadapi proses sertifikasi/asesmen tersebut, calon Penyulu...

Rahasia Kekuatan Para Pahlawan

  Susilo, SP., SE., MPd.*) Mengapa para pahlawan yang berjuang untuk meraih kemerdekaan seolah tak ada rasa lelah? Apa rahasianya? Simak dalam uraian singkat ini. Rahasia kekeuatan para pahlawan yang begitu hebat, dorongan jiwa kepahlawanannya harus dijasikan teladan untuk kita sebagai pewaris negeri dan penerus pernjuangannya. Pertama Ikhlas  yang berarti memurnikan niat hanya karena Allah Ta'ala, bebas dari riya' atau pamrih duniawi. Allah berfirman dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5: " Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya ..."  Ikhlas menjadi syarat diterimanya amal, tanpa keikhlasan, amal sebesar apapun akan sia-sia di hadapan-Nya. Keikhlasan mendatangkan perlindungan khusus dari Allah SWT, sebagaimana pengakuan iblis yang gagal menggoda hamba-hamba yang ikhlas (QS. Al-Hijr: 29 - 30)   Ia (Iblis) berkata, “ Tuhanku, karena Engkau telah menyesatkanku, sungguh aku akan menjadikan (kejahatan) terasa i...