Langsung ke konten utama

Rahasia Kekuatan Para Pahlawan

 

Susilo, SP., SE., MPd.*)

Mengapa para pahlawan yang berjuang untuk meraih kemerdekaan seolah tak ada rasa lelah? Apa rahasianya? Simak dalam uraian singkat ini.

Rahasia kekeuatan para pahlawan yang begitu hebat, dorongan jiwa kepahlawanannya harus dijasikan teladan untuk kita sebagai pewaris negeri dan penerus pernjuangannya.

Pertama Ikhlas yang berarti memurnikan niat hanya karena Allah Ta'ala, bebas dari riya' atau pamrih duniawi. Allah berfirman dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5:

"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya..." 

Ikhlas menjadi syarat diterimanya amal, tanpa keikhlasan, amal sebesar apapun akan sia-sia di hadapan-Nya.

Keikhlasan mendatangkan perlindungan khusus dari Allah SWT, sebagaimana pengakuan iblis yang gagal menggoda hamba-hamba yang ikhlas (QS. Al-Hijr: 29 - 30)

 Ia (Iblis) berkata, “Tuhanku, karena Engkau telah menyesatkanku, sungguh aku akan menjadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka di bumi dan sungguh aku akan menyesatkan mereka semua, kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih (karena keikhlasannya) di antara mereka.”

Demikianlah rahasia para pahlawan bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan seolah tak kenal lelah, ialah karena ikhlas mendapatkan perlindungan Allah dari iblis, maka keikhlasan akan melahirkan kekuatan tanpa batasan, senantiasa mampu menepis gangguan, dan hambatan baik dari dalam maupun dari luar.

Kedua jujur (shidqu) adalah kesesuaian antara kata dan perbuatan, serta keteguhan hati dalam kebenaran. Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 119:

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang jujur." 

Jujur adalah benteng integritas seorang pejuang agar senantiasa istiqomah dalam menghadapi ujian.

Mari kita satukan niat yang ikhlas, lisan dan tindakan yang jujur dalam alur petea proses pengabdian dalam kehidupan kita, demi meraih ridha Allah SWT. Aamin.

Sementara itu, kejujuran merupakan jalan keselamatan dunia dan akhirat. Rasulullah SAW bersabda bahwa kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membimbing ke surga (HR. Bukhori, Muslim)

Allah SWT juga menjanjikan kedudukan mulia serta keberkahan bagi orang-orang yang benar dalam ucapan dan perbuatannya (QS. Al-AhzabL 24): yang artinya: “Supaya Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan menyiksa orang munafik jika dikehendaki-Nya, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Maka, gabungan ikhlas dan jujur akan melahirkan ketenangan batin, integritas yang kokoh, serta kemenangan hakiki dalam setiap perjuangan.

Semoiga Allah membimbing dan menjaga kita mampu mempertahankan keikhlasan dan kejujuran dalam setiap upaya yang kita lakukan, mulai hari ini hingga akhir hayat menjemput.

Kesimpulan, kondisi spiritual, dan sikap mental di atas adalah bukan sekedar rahasia yang terungkap dan menjadi pengetahuan semata, namun dua hal tersebut punjuga harus tetap ada sepanjang waktu dalam meneruskan, dan mengisi kemerdekaan yang telah diraihnya. 

Tantangan masa kini adalah penjajahan yang tak kasat mata, namun dampak burukya sangat terasa dari masa ke masa. Kecurangan, korupsi, ketidak adilan ialah penjajah yang menghantui dan merusak sendi-sendi kehidupan. Maka untuk melawannya wajib adanya keikhlasan, dan kjujuran dalam diri setiap anak bangsa. 

Semoga bermanfaat.

*) Penyuluh Antikorupsi Muda forum JatimPAK.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APIP Wajib Tahu 39 Pelanggaran ini

Dok pribadi: Riviewer oleh Susilo, SP., SE., MPd. *) Tulungagung, 28 Juli 2026. Dari ruang zoom kami kabarkan bahwa terdapat 39 kasus membudaya dan bahaya yang harus kita ketahui bersama, terutama bagi APIP. Apa saja kasus dimaksud? Suatu kehormatan bagi kami diberi amanat sebagai reviewer buku luar biasa yang berj udul Potensi Korupsi di Lembaga Pendidikan   (Kajian Teoritis dan Praktis). Buku karya sahabat kami Bapak DR. H. Hadilaksono, MPd., C.Mtr. CH. (Kotawaringin Barat) ini diterbitkan oleh Satria Indraprasta Publishing (SIP) Tahun 2026, jumlah halaman 237, bergenre Non Fiksi. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selada, 28 Juli 2026 ini digagas oleh FPAKSI SIGMA Kementerian Agama Republik Indonesia bertitel CERDAS (Cerita dan Diskusi Integritas) KEMENAG. Event yang dibuka oleh Bapak Mochamad Shidik Sisdiyanto, M.Pd. (Kepala Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan Kementerian Agama RI) mengangkat 2 buku untuk direview oleh 2 ora...

Pernik Menarik dari Bimtek Persiapan Assesmen Paksi 2026

  Dok Pribadi, Suasana penutupan bimtek oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung T ulungagung, 13 Agustus 2026, menjadi puncak kegiatan yang diinisiasi oleh Inspektorat Kabupaten Tulungagung bekrjasama dengan Forum Jawa Timur Penyuluh Antikorupsi (JatimPAK) melalui proses yang penuh kejutan. Kita sadari Bersama, bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa ( extraordinary crime ) yang memerlukan penanganan komprehensif, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga upaya pencegahan dan edukasi secara masif. Salah satu strategi efektif dalam membangun budaya antikorupsi adalah melalui peran aktif Penyuluh AntiKorupsi (PAKSI) . Guna memastikan kualitas, kompetensi, dan standar penyuluhan yang profesional, Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK telah menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia te (SKKNI) bagi Penyuluh AntiKorupsi. Untuk menghadapi proses sertifikasi/asesmen tersebut, calon Penyulu...