![]() |
| Dok Pribadi, Suasana penutupan bimtek oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung |
Tulungagung, 13 Agustus
2026, menjadi puncak kegiatan yang diinisiasi oleh Inspektorat Kabupaten
Tulungagung bekrjasama dengan Forum Jawa Timur Penyuluh Antikorupsi (JatimPAK)
melalui proses yang penuh kejutan.
Kita sadari Bersama, bahwa korupsi merupakan kejahatan luar
biasa (extraordinary crime) yang memerlukan penanganan komprehensif,
tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga upaya pencegahan dan edukasi secara
masif. Salah satu strategi efektif dalam membangun budaya antikorupsi adalah
melalui peran aktif Penyuluh AntiKorupsi (PAKSI).
Guna memastikan kualitas, kompetensi, dan standar
penyuluhan yang profesional, Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta
Masyarakat KPK RI melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK telah
menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia te (SKKNI) bagi Penyuluh
AntiKorupsi.
Untuk menghadapi proses sertifikasi/asesmen tersebut, calon
Penyuluh AntiKorupsi memerlukan pembekalan intensif, pemahaman regulasi, serta
penyusunan portofolio kompetensi yang sesuai dengan kriteria asesmen. Oleh
karena itu, kegiatan "Bimtek Persiapan Asesmen Penyuluh AntiKorupsi
(PAKSI)" ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk
mensukseskan proses sertifikasi peserta. Bimtek
mengangkat tema besar dan harapan masa depan "Mewujudkan SDM Berintegritas
dan Tersertifikasi dalam Upaya Pencegahan Korupsi di Kabupaten
Tulungagung"
Fokus pada Maksud dan Tujuan
Maksud dari
kegiatan ini adalah memberikan pembekalan komprehensif mengenai
materi antikorupsi, penyuluhan, serta penyiapan dokumen portofolio sebagai
persiapan menghadapi Asesmen Sertifikasi PAKSI LSP KPK.
Tujuan
bimtek dimaksud untuk: Meningkatkan pemahaman peserta mengenai
nilai-nilai integritas, tindak pidana korupsi, dan regulasi terkait. Melatih peserta dalam menyusun materi,
metode, dan media penyuluhan antikorupsi yang efektif. Membimbing peserta dalam menyiapkan dan
mengorganisasi Bukti Kerja / Portofolio sesuai dengan Unit Kompetensi
SKKNI PAKSI. Meningkatkan tingkat
kelulusan peserta (competent rate) saat mengikuti proses Asesmen PAKSI
LSP KPK.
Metode Pembelajaran yang Fleksibel
Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pembelajaran
berbasis kompetensi (Competency-Based Training), dengan dua metode: Online: Penyampaian Materi (Teori) Ceramah interaktif
dan tanya jawab, dilaskanakan pada tanggal 11-12 Agustus 2026. Offline: Workshop
dan Bimbingan Portofolio Praktik pembuatan dokumen bukti kerja (Portofolio)
secara terpandu, pada tanggal 13 Agustus 2026 di Hotel Narita Tulungagung.
Bagi para calon Paksi yang tidak bisa mengikuti sesi online
maupun offline bisa mengikuti program pembelajaran melalui channel youtube Inspektorat
Tulungagung.
Metode pembelajaran bimtek yang diselenggarakan oleh
Inspektorat Tulungagung benar-benar fleksibel, membuka peluang kepada siapapun
untuk mampu meneuhi persyaratan yang ditentukan dalam SKKNI 442 tahunh 2025.
Keraguan yang Mengejutkan
Keraguan menutupi
keyakinan kami kala itu kami berdiskusi kecil dengan Bu Ekna (Sekretaris
Inspektorat), beliau sarankan agar memberi waktu berfikir dalam proses
pendaftaran (jangan terlalu singkat), saran ini linier dengan pemikiran kami
kala itu. Pikiranku melayang pada peristiwa tahun 2020 ketika BKPSDM Provinsi
menyelenggarakan giat identik dari kabupaten kita hanya mempu berkontribusi 21
orang, bila tahun 2026 kita selenggarkan bimtek mendapat peserta 30 orang sudah
beruntung, apalagi bila masing-masing Perangkat Daerah mengirimkan satu utusan
sudah 60 peserta luar biasa.
“Diluar dugaan
pada saat tanggal dijadwalkan penutupan pendaftaran jumlah pesera bimtek ini mencapai
95 orang dengan rincian sebagai berikut: Perangkat Daerah 47 orang yang berasal
dari 21 Perangkat Daerah dilingkup Pemda Tulungagung. Kecamatan 7 orang berasal dari 7 kecamatan. Pemerintah
Desa 4 orang berasal dari 4 pemnerintah desa. Guru,
dan Dosen 15 Orang berasal dari 12 sekolah / perguruan tinggi. Rumah Sakit 5 orang berasal dari 2 rumah sakit. Mahasiswa, dan Organisasi
pemuda 5 orang berasal dari satu perguruan tinggi dan satu organisasi pemuda.
Peserta dari luar Kabupaten Tulungagung 6 orang berasal dari 5 inatansi. Dan dari
unsur swasta / Masyarakat 6 Orang berasal dari 6 institusi.” Demikian Bu Esty
Purantik, SH., MH., CGCAE (Inspektur Tulungagung) menyampaikan dalam laporannya
saat sesi penutupan.
Kejutan ini yang memicu perubahan, dimana sedianya sesi
offline dilaksanakan di ruang rapat kantor, akhirnya berpindah di Hall Hotel
barata Tulungagung.
Materi dan Pendampingan Total
Materi pelatihan mengacu pada Unit Kompetensi SKKNI
Penyuluh AntiKorupsi, antara lain: Mengapa
Menjadi Penyuluh Antikorupsi (Paksi)? Easay Integritas. Login E-learning PADI. Materi
Dasar Antikorupsi. Menangani Konflik yang Muncul dalam Proses Penyuluhan
Antikorupsi. Penyusunan Dokumen Portofolio. Dan Praktik Penyuluhan.
Materi di atas diampaikan oleh para narasumber kompeten Master
Laily Vitria Adhitama (Ketua Forum JatimPAK), Master Iin Purwanti (Paksi utama,
Assesor LSP-KPK), dan Tim Fasilitator JatimPAK terdiri dari Mater Priyo
(Malang), Mater Imroatul Mufidah, dan Master Susilo (Tulungagung)..
Sebagai wujud totalitas dalam tindak lanjut bimtek ini, Panitia
(Inspektorat Tulungagung), menetapkan strategi melalui forum umum zoom untuk
menuntaskan materi yang belum 100% selesai, dan bimbingan personal (japri) untuk
memperdalam pemahaman.
Menyediakan media untuk melakukan praktik penyuluhan dengan
berbagai platform: Pertama tatap muka melalui program Safari Integritas
Jumat Bersepda Kk, yang diselenggarakan setiap hari Jum’at, jam 09.00 – 10.00
WIB. Bertempat di Perangkat Daerah sesuai jadwal dengan peserta pegawai pada instansi
setempat.
Kedua, Siaran Radio program Live Public Corner setiap hari
Kamis ke 4, jam 10.00 – 11.00 WIB. Di Radio Samara 96,2 FM Tulungagung.
Ketiga, Melalui media social Inspektorat Tulungaung,
channel youtube, IG, maupun Tiktok, pilihan ini sangat fleksibel, sewaktu telah
memiliki video pemaparan materi yang telah diedit bisa dikirim ke admin medsos kami,
maka akan kami publikasikan.
Keempat, Siaran langsung di Radio Guyub Rukun (RGR) FM,
program ini dalam proses nego, kami rencanakan setiap pekan bisa mengisi materi
siar.
![]() |
| Dok Pribadi: Eyang Sugi menyampaikan keynote speak. |
Penghujung menghadirkan keynote speak perwakilan dari KPK
RI, dalam hal ini disampaikan oleh Mater Sugiarto (Plh. Direktur Pendidikan dan
Pleatihan Antikorupsi KPK) yang popular disapa dengan Eyang Sugi. Diawal
paparannya, beliau memberi apresiasi luar biasa atas pelaksanaan bimtek ini.
“Bahwa pemberantasan korupsi adalah kewajiban semua pihak. Paksi
berperan penting sebagai penyeru kebaikan, agen perubahan, duta integritas, serta
penggerak antikorupsi di lingkungan masing-masing, untuk diri sendiri, keluarganya,
dan masyarakat bersama.” Demikian Master Eyang Sugi menyulut sumbu semangat
perlawanan pada korupsi.
Lebih dalam lagi Eyang Sugi menegaskan, “Menjadi Paksi itu
bukan rekrutmen, tetapi pengakuan kompetensi oleh BNSP yang diamanatkan kepada
LSP-KPK. Kita bersatu disini sebagai Paksi bukan karena pulsa, tapi karena
cinta.”
Sebagai closing dari bimtek ini disampaikan oleh Bapak Drs.
Tri Hariadi, MSi. (Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung) beliau memberi
apresiasi dan pesan-pesan yang berkobar membakar semangat semua peserta bimtek.
(PAK Shoes)


Komentar
Posting Komentar