Langsung ke konten utama

BERUSAHA MENJAGA MARWAHNYA


Yayasan Edukasi Sosial Penerus Imam Muhibbuddiin (YESPIM) pada hari Ahad, 21 Muharram 1446 H / 28 Juli 2024 M lalu telah mendistribusikan donasi titipan dari para simpatisan kepada anak-anak yatim / dhu'afa sejumlah 23 anak di wilayah Desa Tanjungsari Kecamatan Karangrejo Tulungagung.

Selama ini yayasan tetap berkomitmen dalam pentasyarufan donasi dilakukan dengan mengantar langsung ke rumah si penerima. Walaupun konsep ini pada awalnya terdapat perbedaan cara pandang. Satu pihak menginginkan pemberian santunan dilakukan dengan dibersamai pengajian umum kemudian si penerima dinaikkan di atas panggung, dengan tujuan sebagai bentuk syi'ar, barangkali dengan demikian banyak orang yang tersentuh hatinya. Konsep ini pernah kami lakukan pada tahap-tahap awal program ini dijalankan. 

Pada tahun berikutnya YESPIM melakukan evaluasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Saat itu muncul pendapat yang beda dengan pelaksanaan sebelumnya. Konsep ini dengan mengedepankan perasaan dan kehormatan si penerima santunan. Apakah kita tahu bagaimana perasaan mereka? Bisa jadi mereka malu (walau di depan umum tersenyum), menjadi rendah diri dan bisa jadi pula dengan menampilkan mereka di atas panggung justru menurunkan harkat dan martabat si anak. Sehingga dengan argumen ini akhirnya disepakatilah pilihan yang kedua ini sampai sekarang. Bahkan sebagai bentuk dari upaya menjaga marwah, dokumentasi kegiatan ini YESPIM berusaha tidak menampakkan wajah dari si penerima.

Memberi santunan adalah kegiatan amal yang baik, dari sudut pandang agama, negara maupun sosial budaya. Kegiatan sejenis ini merupakan edukasi sosial guna membangkitkan rasa kepedulian, empati, kasih-sayang dan penghormatan. Sehingga akan istimewa jika kegiatan mulia ini dilakukan dengan tetap menjaga kemuliaan si penerima. 

Program pengembangan yang akan dilaksanakan oleh Pengurus dan Simpatisan adalah memberi konsumsi setiap bulan pada Hari Jum'at (seperti konsep program Jum'at Berkah namun khusus untuk Yatim / Dhu'afa). Program ini merupakan sebagian implementasi impian diawal berdirinya yayasan, yaitu memberikan santunan tidak hanya satu kali dalam setahun, tetapi lebih dari itu dan berkesinambungan. 

Apabila program di atas bisa berjalan lancar, maka in syaa Allah akan dikembangkan lagi dengan memberikan bahan makanan pokok secara rutin. Untuk itu YESPIM membuka seluas-luasnya kepada semua pihak untuk turut berperanserta menjadi donatur tetap pada program dimaksud. 

Semoga Allah meridhoi; semua donatur, pengurus dan relawan yayasan penyelenggara santunan diberi keikhlasan dan keistiqomahan serta dimudahkan semua urusan. aamiin.

Oleh: Susilo (Pengawas pada YESPIM)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

APIP Wajib Tahu 39 Pelanggaran ini

Dok pribadi: Riviewer oleh Susilo, SP., SE., MPd. *) Tulungagung, 28 Juli 2026. Dari ruang zoom kami kabarkan bahwa terdapat 39 kasus membudaya dan bahaya yang harus kita ketahui bersama, terutama bagi APIP. Apa saja kasus dimaksud? Suatu kehormatan bagi kami diberi amanat sebagai reviewer buku luar biasa yang berj udul Potensi Korupsi di Lembaga Pendidikan   (Kajian Teoritis dan Praktis). Buku karya sahabat kami Bapak DR. H. Hadilaksono, MPd., C.Mtr. CH. (Kotawaringin Barat) ini diterbitkan oleh Satria Indraprasta Publishing (SIP) Tahun 2026, jumlah halaman 237, bergenre Non Fiksi. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selada, 28 Juli 2026 ini digagas oleh FPAKSI SIGMA Kementerian Agama Republik Indonesia bertitel CERDAS (Cerita dan Diskusi Integritas) KEMENAG. Event yang dibuka oleh Bapak Mochamad Shidik Sisdiyanto, M.Pd. (Kepala Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan Kementerian Agama RI) mengangkat 2 buku untuk direview oleh 2 ora...

Pernik Menarik dari Bimtek Persiapan Assesmen Paksi 2026

  Dok Pribadi, Suasana penutupan bimtek oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung T ulungagung, 13 Agustus 2026, menjadi puncak kegiatan yang diinisiasi oleh Inspektorat Kabupaten Tulungagung bekrjasama dengan Forum Jawa Timur Penyuluh Antikorupsi (JatimPAK) melalui proses yang penuh kejutan. Kita sadari Bersama, bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa ( extraordinary crime ) yang memerlukan penanganan komprehensif, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga upaya pencegahan dan edukasi secara masif. Salah satu strategi efektif dalam membangun budaya antikorupsi adalah melalui peran aktif Penyuluh AntiKorupsi (PAKSI) . Guna memastikan kualitas, kompetensi, dan standar penyuluhan yang profesional, Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK telah menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia te (SKKNI) bagi Penyuluh AntiKorupsi. Untuk menghadapi proses sertifikasi/asesmen tersebut, calon Penyulu...

Rahasia Kekuatan Para Pahlawan

  Susilo, SP., SE., MPd.*) Mengapa para pahlawan yang berjuang untuk meraih kemerdekaan seolah tak ada rasa lelah? Apa rahasianya? Simak dalam uraian singkat ini. Rahasia kekeuatan para pahlawan yang begitu hebat, dorongan jiwa kepahlawanannya harus dijasikan teladan untuk kita sebagai pewaris negeri dan penerus pernjuangannya. Pertama Ikhlas  yang berarti memurnikan niat hanya karena Allah Ta'ala, bebas dari riya' atau pamrih duniawi. Allah berfirman dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5: " Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya ..."  Ikhlas menjadi syarat diterimanya amal, tanpa keikhlasan, amal sebesar apapun akan sia-sia di hadapan-Nya. Keikhlasan mendatangkan perlindungan khusus dari Allah SWT, sebagaimana pengakuan iblis yang gagal menggoda hamba-hamba yang ikhlas (QS. Al-Hijr: 29 - 30)   Ia (Iblis) berkata, “ Tuhanku, karena Engkau telah menyesatkanku, sungguh aku akan menjadikan (kejahatan) terasa i...