Langsung ke konten utama

SELAMAT DATANG

Selamat datang di media online blog resmi Trio TUKIBI (Integrity on Tulungagung, Kediri dan Blitar). Blog ini merupakan media publikasi aksi dan ajang kreasi Komunitas Penyuluh Antikorupsi (Paksi) di Wilayah Tulungagung, Kediri dan Blitar. 
 
Komunitas Trio TUKIBI ini dibentuk sebagai upaya untuk menjalin komunikasi antar Paksi yang berada di wilayah dimaksud, karena realitanya ditiga wilayah ini jumlah Paksi masih sangat sedikit yaitu 8 orang dengan sebaran di wilayah Tulungagung 1 (satu) orang, Kediri 4 (empat) orang dan Blitar 3 (tiga) orang.
 
Tujuan pembentukan Kominutas yang berdiri sejak 17 September 2021 adalah untuk saling memberi semangat, saling menginspirasi dan saling mendukung program di wilayah masing-masing maupun program bersama.

Dengan adanya Trio TUKIBI dan media online ini diharapkan akses informasi makin lancar, setiap aksi bisa dipublikasikan dan setiap kreasi juga bisa disuguhkan melalui blogspot ini. Tujuan akhirnya setiap Master (panggilan penghormatan kepada Paksi) selalu siap beraksi, meningkatkan kompetensi dan berdaya. 
 
Semoga keberadaan kami memberi manfaat untuk wilayah kami khususnya dan Indonesia umumnya, aamiin. 



Tulungagung, 05 Romadhon 1443 H./07 April 2022 M.
Hormat kami,

PAK Shoes

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PAWAI DAN EDUKASI

Obrolan santai diluar materi siar, saat jeda iklan disela waktu on air kemarin (29 Agustus 2024) terurai pemikiran yang terpicu dari kegiatan HUT RI ke 79 ini. Ngobrol santui ini rupanya tak kalah menarik dengan materi inti siaran. Info, siaran rutin bersama 96,2 Samar FM ternyata sudah tiga tahun lo, terima kasih Samara yang telah ikhlas membersamai kami Komunitas Jatim PAK.  Karnaval dan Carnival adalah berasal dari kata yang sama, yang berarti pesta besar, pameran, kirab atau pasar malam dengan berbagai hiburan menarik. Mungkin pawai budaya atau kirab budaya atau masyarakat kita menyebutkan dengan istilah pawai saja, juga terinspirasi dari dua kata tersebut. Hal ini kita tilih dari isian kegiatannya.  Dari obrolan kecil itu kita bertiga (Kami, Mbak Lisa selaku Host dan Master Wijaya sebagai Narsum), mundur jauh ke masa silam disaat kita masih kecil dulu. Pawai seperti ini lebih banyak memberikan edukasi tentang sejarah perjuangan bangsa, dilengkapi adat budayanya dan dieksp...

"MADINA SANGATA"; MEMBANGUN GENERASI BERINTEGRITAS

TrioTUKIBI , Rabu, 3 Agustus 2023. Merupakan hari yang istimewa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Ngantru Tulungagung, Bapak H. Bambang Nurdin, M.Pd selaku Kepala Sekolah menggelar apel dalam rangka memperingati Tahun Baru 1445 H. dan lounching sebagai pertanda dimulainya Program Pesantren Masuk Sekolah (PMS). Program ini merupakan ide cemerlang dari Bapak Kepala Sekolah yang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Muhibbuddiin Desa Tanjungsari Kecamatan Karangrejo Tulungagung. Suasana Apel dalam rangka Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1445 dan Lounching MADINA SANGATA Pada kesempatan ini Pak Bambang memberi penjelasan, "Kegiatan ini adalah sebagai salah satu upaya membangun Generasi bangsa, agar lebih dalam memahami agamanya dengan tujuan akhir terwujudnya Generasi bangsa yang berakhlak mulia, sukses dunia dan akhirat. Kegiatan ini kami beri mana Madrasah Diniyah SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung atau "Madina Sangata" dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim , resmi...

"MADINA SANGATA"; MEMBANGUN GENERASI BERINTEGRITAS (Part 2)

TrioTUKIBI , Rabu/9 Agustus 2023. Madina Sangata kembali hadir, pagi ini Tim Relawan Program Pesantren Masuk Sekolah (PMS) masuk ke klas 9 sejumlah 10 rombel. Kebetulan Penulis masuk klas 9F, sebagai pembuka tetaplah kita awali dengan ta'aruf.  Sesi selfi; berintegritas adalah berkualitas. Sebagai pembuka suasana, kami memberi tugas pada setiap Murid/Santri untuk menuliskan lafadz " Bismillahirrohmanirrohim " dengan tulisan Arab. kemudian kami tugaskan yang kedua agar menuliskan satu diantara banyak cita-cita dari setiap Peserta Didik. Nah.. tugas kedua ini menjadi pintu pembuka untuk diskusi dengan tujuan membangun keberanian untuk memberi pendapat.  "Hal-hal apa saja yang bisa menjadikan cita-cita kita tercapai?" Pertanyaan yang kami lontarkan, sambil mengajak agar mereka mengeluarkan pendapat. Syukur sekali rupanya mereka respon dengan memberi pendapat antara lain; "Berusaha", "Berdoa", "Belajar" dst. Kemudian kami perluas cakraw...