Langsung ke konten utama

PANDUAN MENGISI HARI KEMERDEKAAN


Puncak peringatan HUT RI tinggal beberapa hari lagi. Apa yang sudah kita lakukan untuk mengisi kemerdekaan tahun ini. Adakah tuntunan friman-Nya dan apa yang harus dilakukan untuk mengisi kemerdekaan? Mari bersama-sama kita renungkan.   

Allah SWT berfirman (QS. Al Hajj ayat 41): "(yaitu) orang-orang Kami teguhkan kedudukannya di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sholat, menunaikan zakat, mengajak berbuat baik, dan mencegah perbuatan munkar dan kepada Allahlah kembali segala urusan."

Dengan ayat di atas Allah menerangkan sifat-sifat orang yang diusir dari kampung halamannya tanpa alasan yang benar. Mereka adalah para Sahabat berserta Nabi Muhammad, SAW yang kepadanya Allah telah menjanjikan kemenangan. Jika kemerdekaan telah diperoleh mereka tidak seperti orang-orang musyrik dan orang-orang yang haus kekuasaan. 

Hari ini 13 Agustus 2024 adalah detik-detik menuju puncak peringatan HUT RI ke 79, artinya keamanan dan kenyamanan ini sudah kita terima seumur satu generasi bahkan bisa lebih. Dengan anugerah kemerdekaan ini Allah telah meneguhkan kedudukan kita di muka bumi ini, maka sesuai dengan yang contoh dari Nabi dan para Sahabat sebagaimana di atas, tugas kita selanjutnya adalah mengisinya dengan berbagai hal berikut ini:

Pertama, Menanamankan, menebarkan dan menegakkan atau meneguhkan kalimah Tauhid diseluruh permukaan bumi pertiwi ini. Wujud nyata dari tegaknya Taukid adalah dengan mendirikan sholat sebagai bagian dari kehidupan hamba yang tak terpisahkan dengan khaliqnya. Memakmurkan masjid dengan Sholat berjamaah. Menjadikan Sholat sebagai jalan utama untuk meraih kebahagiaan dan ridho-Nya. 

Kedua, Membangun empaty dan membersihkan harta maupun jiwa untuk kesejahteraan sosial, kesejahteraan rakyat Indeonesia dengan menunaikan kewjiban zakatnya. Memperbanyak infaq dan sedekah yang ditasyarufkan untuk kepentingan umum.

Ketiga, Terus menebar dan mengajak berbuat baik. Karena manusia adalah sebaik-baik ciptaan yang diberikan kepadanya tugas untuk mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran. Resep utama agar bisa mencegah dari perbuatan keji dan mungkar adalah dengan sholat lima waktu.

Keempat, Mencegah perbuatan buruk. Dimulai dari diri sendiri saat sendiri dan pencegahan ini akan sangat efektif jika dilakukan secara berjamaah. Dengan bersama-sama kita akan bisa saling menjaga dan mengingatkan.

Kelima, Mengembalikan semua urusan kepada Allah (tawakkal dan mengikuti aturan Allah) dalam melaksanakan amanat yang diterima serta menyelesaikan semua persoalan atau urusan yang dihadapinya. Semua urusan ini meliputi urusan ketika masih hidup dan urusan saat harus mempertanggungjawabkan atas segala perbuatan.

Mari kita bersama-sama melakukan introspeksi, apakah selama ini yang kita lakukan untuk mengisi kemerdekaan telah sesuai dengan tuntuan di atas. Jika sudah syukurilah dan terus pertahankan. Jika belum maka mari bersama pula kita benahi.

Selamat menjaga kwalitas hati untuk memperbaiki diri dan lingkungan atau bangsa serta negara. Semoga kita mampu mengisi anugerah kemerdekaan ini dengan cara benar sesuai tuntuan friman-Nya. 

Salam Semangat Pagi pada HUT RI Ke 79, Tahun 2024.

Penulis: Susilo (Melalui Cahaya Pagi, 13 Agustus 2020 lalu, tulisan ini kami share dengan judul Memaknai Kemerdekaan).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PAWAI DAN EDUKASI

Obrolan santai diluar materi siar, saat jeda iklan disela waktu on air kemarin (29 Agustus 2024) terurai pemikiran yang terpicu dari kegiatan HUT RI ke 79 ini. Ngobrol santui ini rupanya tak kalah menarik dengan materi inti siaran. Info, siaran rutin bersama 96,2 Samar FM ternyata sudah tiga tahun lo, terima kasih Samara yang telah ikhlas membersamai kami Komunitas Jatim PAK.  Karnaval dan Carnival adalah berasal dari kata yang sama, yang berarti pesta besar, pameran, kirab atau pasar malam dengan berbagai hiburan menarik. Mungkin pawai budaya atau kirab budaya atau masyarakat kita menyebutkan dengan istilah pawai saja, juga terinspirasi dari dua kata tersebut. Hal ini kita tilih dari isian kegiatannya.  Dari obrolan kecil itu kita bertiga (Kami, Mbak Lisa selaku Host dan Master Wijaya sebagai Narsum), mundur jauh ke masa silam disaat kita masih kecil dulu. Pawai seperti ini lebih banyak memberikan edukasi tentang sejarah perjuangan bangsa, dilengkapi adat budayanya dan dieksp...

MENGAPA HARI JUM'AT MENJADI HARI SANTAI??

Pertanyaan dalam hati yang belum terjawab sampai kini, mengapa hari Jum'at diidentifikasikan sebagai hari santai? Sehingga saking sudah umumnya dianggap santai ke tempat kerjapun boleh mengenakan pakaian olah raga atau jenis lain yang bikin kita tampak tampil santai. Kapan pemahaman seperti itu mulai ditanamkan hingga menjadi budaya santai seperti sekarang ini? Padahal hari Jum'at semestinya menjadi hari yang diistimewakan, serius, berada dalam kawatir antara pengharapan dan ketakutan. Menurut  Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah rahimahulloh dalam kitabnya Zaadul Ma’ad  yang memuat hadits-hadits yang membuat beliau berkesimpulan bahwa paling sedikit 33 kekhususan hari Jumat dari hari-hari yang lain. Sedangkan Al Hafizh Suyuthi menulis kitab yang berjudul Al Lum’ah fi Khashoish Al Jumu’ah di dalamnya   menyebutkan hadits yang sangat banyak (termasuk diantaranya hadits lemah) yang menerangkan terdapat 101 keutamaan dan kekhususan Jumat. Kesempatan ini kami akan sajikan beberapa...

"MADINA SANGATA"; MEMBANGUN GENERASI BERINTEGRITAS

TrioTUKIBI , Rabu, 3 Agustus 2023. Merupakan hari yang istimewa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Ngantru Tulungagung, Bapak H. Bambang Nurdin, M.Pd selaku Kepala Sekolah menggelar apel dalam rangka memperingati Tahun Baru 1445 H. dan lounching sebagai pertanda dimulainya Program Pesantren Masuk Sekolah (PMS). Program ini merupakan ide cemerlang dari Bapak Kepala Sekolah yang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Muhibbuddiin Desa Tanjungsari Kecamatan Karangrejo Tulungagung. Suasana Apel dalam rangka Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1445 dan Lounching MADINA SANGATA Pada kesempatan ini Pak Bambang memberi penjelasan, "Kegiatan ini adalah sebagai salah satu upaya membangun Generasi bangsa, agar lebih dalam memahami agamanya dengan tujuan akhir terwujudnya Generasi bangsa yang berakhlak mulia, sukses dunia dan akhirat. Kegiatan ini kami beri mana Madrasah Diniyah SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung atau "Madina Sangata" dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim , resmi...